Posted by : Rio Ananta Perangin-Angin 29 May 2013

Lahan sempit bukanlah menjadi penghalang untuk bercocok tanam, cukup dengan area seluas 30 x 30 centimeter, anda sudah dapat menanam satu pohon cabai. Pohon cabai adalah salah satu pohon yang mudah ditanam, dan tidak sulit perawatannya, serta akan sangat bermanfaat apa bila anda menanam cabai. Mengapa? Karena cabai adalah salah satu bahan makanan yang pasti ada di setiap rumah, oleh karena itu, bisa dikatakan cabai sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Kita dapat menanam 5 - 10 pohon cabai di rumah kita. Letakkan tanaman cabai di setiap sudut ruangan, dan pindahkan mereka di malam hari ke luar rumah. Selain itu, kita juga turut membantu dunia dalam mengatasi global warming.

Bagaimana cara menanam cabai yang baik dan benar, sehingga menghasilkan tanaman cabai yang berkualitas serta cabai yang baik?


Cabai
     ::  Proses Pemilihan Bibit

  1. Carilah cabai yang berusia cukup tua, masih utuh, tidak bercacat dan tidak busuk. Pilih pula yang paling segar.
  2. Belah cabai, ambil semua bijinya, bersihkan dengan air.
  3. Jemur cabai sampai kering.
  4. Setelah kering, rendam dalam air hangat.
  5. Pilihlah biji cabai yang tenggelam. Pisahkan biji cabai yang terapung karena cabai yang terapung telah rusak dan tidak baik untuk dijadikan benih. Biji cabai yang terapung akan sulit untuk tumbuh.
  6. Setelah itu, rendam lagi biji cabai dalam larutan Kalium Hipoklorit 10% sekitar 10 menit, untuk mencegah penyakit, virus, serta jamur yang kemungkinan ada pada benih.

Cara singkat agar anda tidak perlu repot melakukan keenam hal diatas adalah membeli benih cabai di toko pertanian, namun sangat disarankan untuk  menyiapkan bibit sendiri, untuk menambah pengalaman, pengetahuan, serta terjaminnya bibit yang baik dan siap tanam.

      :: Proses Penyemaian
  1.  Siapkan wadah untuk menampung tanah, tidak perlu terlalu tinggi, dengan luas kira kira  30 x 20 centimeter
  2. Masukkan tanah gembur dengan ketebalan kira-kira 7cm.
  3. Taburkan benih yang sudah disiapkan sebelumnya.
  4. Sebarkan tanah gembur (tidak perlu tebal, asal dapat menutupi seluruh bagian benih)
  5. Letakkan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.
  6. Siramlah dengan cara menyemprotkan sprayer halus (tidak perlu terlalu basah) setiap sore.
  7. Lakukan selama tiga minggu.
:: Proses Penanaman

Setelah benih berusia tiga minggu, maka anda dapat memindahkan satu benih ke polybag atau ke sebuah pot. Ukuran pot tidak perlu terlalu besar. Usahakan agar pot diisi dengan kompos atau tanah campuran pupuk organik dengan perbandingan 1:1. Siramlah setiap sore dan pastikan mendapat cahaya matahari yang cukup, maka tanaman cabai anda akan tumbuh dengan baik.

Panen pertama biasanya saat cabai berusia 70-75 hari di dataran rendah dan 4-5 bulan di dataran tinggi, tergantung varietas yang kita gunakan. Setelah panen pertama, tiap tiga atau empat hari sekali dilanjutkan dengan panen rutin. Tanaman cabai akan tetap panen secara terus menerus hingga berusia 5-7 bulan.

Bayangkan setiap tiga sampai empat hari anda akan memetik cabai, kemungkinan, dengan 4-5 pohon cabai, anda dapat memenuhi kebutuhan cabai di rumah anda.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Translator

English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Blog Archive

Powered by Blogger.

- Copyright © Begu Deleng -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -